Pages

Kamis, 21 Juni 2012

Daun Semaphore



Diteliti Sejak Dulu
Tumbuhan ini telah diteliti para ilmuwan sejak + dari seratus tahun lalu. Salah satunya Charles Darwin. Tahun 1880, ia menulis tentang tumbuhan ini dalm bukunya, The Power of Movement in Plants. Dulu ilmuwan menamakan tanaman ini Hedysarum gyrans. Sekarang namanya diganti menjadi Desmodium gyrans atau Codariocalyx motorius.
Gerakan Semaphore
Daun semaphore juga disebut daun telegrah dan daun menari, karena daun ini dapat bergerak seperti gerakan bendera semaphore. Tumbhan semaphore punya daun besar dan kecil. Sepasang daun kecil bisa bergerak berputar dan menyentak kea rah yg berlainan. Gerakannya tidak terlalu cepat, jadi bisa diamati. Menurut catatan Charles Darwin, daun semaphore dapat bergerak hingga pukul 23.00 bahkan lebih.
Suka Matahari
Daun semaphore bisa bergerak karena suka pada Matahari. Begitu terkena sinar Matahari, ia langsung mengikuti arah sinar itu. Selain sinar Matahari, daun semaphore juga bergerak karena terkena getaran.
Thigmonasty
Gerakan daun semaphore ini disebut gerakan thigmonasty atau seismonasy. Organ yg menyebabkan gerakan daun semaphore disebut pulvinus. Letaknya di bawah daun. Organ ini juga yg membuat tumbuhan venus flytrap dan putrid malu dapat bergerak aat disentuh.
Tumbuhan Asia
Daun semaphore suka Matahari karena memang tumbuh di Negara-negara Asia yg tropis. Seperti, India, Indonesia, Bangladesh, Taiwan, Nepal, dan senagainya. Ia juga tumbuh di kumpulan pulau-pulau di laut PasifikSelatan, seperti Tatihi. Kalau dibawa di Negara 4 musim tumbuhan ini akan mati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan Komentar (✿◠‿◠)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...